Anda Beli Saham Kelas Apa?

Walaupun begitu, patut diperhatikan bahwa kapitalisasi pasar suatu emiten tidak bersifat permanen, sehingga statusnya tidak baku. Dari situlah, istilah blue chips hingga saat ini terkenal dan digunakan oleh mereka yang bermain saham. Dari sinilah, Oliver Gingold di tahun 1923 atau 1924 memperkenalkan istiliah ini saat ia berada di bursa saham dan menyaksikan perdagangan saham saat itu. Investasi saham, memang ditujukan bagi mereka yang menyukai tantangan, karena memang penuh risiko tapi juga memiliki tingkat keuntungan yang lebih besar. Alasannya banyak hal, mulai dari risikonya yang tinggi, hingga pandangan publik yang menganggap saham hanya bisa dilakukan orang yang memiliki banyak uang. Investasi saham sendiri, sekarang ini juga semakin banyak peminatnya, padahal dulu investasi saham terbilang jarang dilakukan.

Membeli saham bluechip

Di level international, rencana Presiden AS Joe Biden untuk menaikkkan pajak orang kaya ikut memperburuk pasar sa ham dunia. Biden diketahui sedang me ren canakan perubahan peraturan perpajakan di negerinya. Kini “R” atau reproduction quantity tidak lagi di bawah satu, melainkan sudah di atas satu. Disebut “R” di atas satu artinya, per gerakan satu orang yang positif Covid sudah berpotensi menularkan ke lebih dari satu orang lain.

Grafik ini dapat menjadi pertimbangan dalam membuat keputusan beli ketika harga saham perusahaan yang Anda inginkan tengah dalam kondisi murah. Pastikan saham incaran Anda juga memiliki prospek yang bagus ke depannya, sehingga Anda memang membeli pada waktu yang tepat. Perusahaan berikutnya yang masuk daftar saham blue chip terbaik adalah Bank Mandiri Tbk. Saham dari Bank Mandiri ini sangat stabil karena pertumbuhan laba bersih dan kreditnya seimbang. Tak heran saham Bank Mandiri menjadi salah satu saham blue chip favorit investor.

Hal ini disebabkan saham yang termasuk LQ-45 selalu diupdate setiap bulan, dengan kriteria tertentu. Bank BCA adalah bank terbaik di Indonesia dengan jaringan ATM terbesar, jutaan jumlah nasabah dan paling penting menghasilkan profit besar untuk pemegang saham. Saat melakukan investasi saham, munculkan keberanian untuk mengalahkan rasa takut, cemas, atau khawatirmu. Perasaan-perasaan tersebut hanya akan menghambat kesuksesan dan meraih keuntungan. Pilihlah saham-saham blue chip yang menjadi pendorong utama IHSG. Saham Blue Chip merupakan saham dengan kapitalisasi pasar besar di atas Rp 10 triliun.

Pemegang saham blue chip menikmati pengembalian modal yang tinggi, terutama yang diukur dengan laba atas ekuitas. Perusahaan ini juga memiliki laporan keuangan yang sangat baik, terutama jika diukur dengan hal-hal seperti rasio cakupan bunga dan keragaman dari lini produk perusahaan. Untuk membeli sebuah saham, anda harus membuat Rekening Dana Investasi terlebih dahulu di perusahaan sekuritas yang anda percayai. Kemudian investasikan sebagian uang anda di Rekening Dana Investasi, kemudian anda dapat melakukan pembelian saham yang diinginkan termasuk saham Unilever maupun Telkom yang anda inginkan.